Permohonan Fidusia

PDFPrintE-mail

  1. Permohonan pendaftaran Jaminan Fidusia diajukan secara tertulis dalam Bahasa Indonesia kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asai Manusia oleh penerima Fidusia, kuasa atau wakilnya.
  2. Permohonan harus dilampirkan :
a. Pernyataan pendaftaran jaminan fidusia sesuai formulir yang bentuk dan isinya ditetapkan dengan
keputusan menteri
1) Identitas pihak pemberi dan penerima fidusia, meliputi :
- nama
- agama
- tempat tinggal/tempat kedudukan
- jenis kelamin
- status perkawinan
- pekerjaan
2) Tanggal dan nomor Akta Jaminan Fidusia, nama dan tempat kedudukan notaris yang membuat akta
Jaminan Fidusia
3) Data Perjanjian Pokok, yaitu macam perjanjian dan utang yang dijamin dengan fidusia
4) Uraian mengenai benda yang menjadi obyek Jaminan Fidusia, meliputi ;
- identitas benda tersebut
- penjelasan surat bukti kepemilikannya, khusus untuk benda inventory memuat : jenis, merek dan kualitas benda
5) Nilai benda yang menjadi obyek Jaminan Fidusia
6) Nilai Penjaminan

b. Salinan akta notaris tentang pembebasan Jaminan Fidusia

c. Surat Kuasa/Surat Pendelegasian wewenang untuk mendaftarkan

d. Bukti Pembayaran Biaya Pendaftaran

PROSEDUR PERMOHONAN PENDAFTARAN PERUBAHAN

Yang dimaksud perubahan adalah perubahan mengenai hal-hal yang tercantum dalam Sertifikat Jaminan Fidusia (SJF)

  1. Permohonan diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh penerima fidusia, kuasa atau wakilnya melalui KPF
  2. Melampirkan SJF dan Pernyataan perubahan yang memuat hal-hal yang diubah
  3. Melampirkan bukti biaya permohonan Rp. 10.000,-

PROSEDUR PERMOHONAN PENCORETAN

Jaminan Fidusia hapus karena :

  • Hapusnya utang yang dijamin dengan Fidusia
  • Pelepasan hak atas Jaminan Fidusia oleh Penerima Fidusia, atau
  • Musnahnya benda yang menjadi obyek Jaminan Fidusia

Penerima Fidusia, kuasa atau wakilnya wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kantor Pendaftaran Fidusia/Kantor Wilayah Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia paling lambat 7 hari setelah hapusnya Jaminan Fidusia dengan melampirkan :

  1. Persnyataan mengenai hapusnya utang, pelepasan hak atau musnahnya benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia
  2. Bukti keterangan dari kreditor dalam hal hapusnya utang karena pelepasan utang karena pelepasan utang
  3. Bukti keterangan dari instansi yang berwenang yang diketahui kreditor dalam hal benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia musnah.

PROSEDUR PERMOHONAN SERTIFIKAT PENGGANTI

Permohonan sertifikat pengganti diajukan karena : Rusak atau hilang.

Penerima Fidusia, kuasa atau wakil mengajukan permohonan Sertifikat Pengganti secara tertulis dalam bahasa Indonesia kepada Menteri dengan dilampiri kelengkapan data yang diperlukan berupa :

  1. Bagi SJF yang rusak, dilampiri SJF tersebut untuk dimusnahkan;
  2. Bagi SJF yang hilang, dilampiri surat keterangan dari kehilangan SJF dari Kepolisian Republik Indonesia

Sertifikat pengganti diterbitkan dengan nomor dan tanggal yang sama dengan yang rusak atau hilang

Penyerahan pada tanggal yang sama dengan penerima permohonan Sertifikat Pengganti